KOMUNIKASI PEMASARAN
PRODUK ADIDAS
Adidas-Salomon AG.
atau yang lebih dikenal dengan Adidas merupakan merupakan perusahaan yang
memproduksi sepatu dan beberapa perlengkapan olahraga lain yang berpusat di
Herzogenaurach, Jerman. Perusahaan ini pertama kali didirikan oleh Adolf (Adi)
Dassler pada tanggal 18 Agustus 1949. Nama Adidas sendiri datang dari nama
pendirinya. Produk Adidas pertama kali diluncurkan pada tahun 1950.
Adidas mempunyai
komitmen untuk memproduksi peralatan olahraga untuk beberapa atlet dalam
olahraga "pinggiran", seperti lompat jauh yang atletnya bernama Dick
Fosbury melompat dengan memakai sepatu buatan Adidas. Pada bulan Oktober 2016
CEO Adidas dipegang oleh Kasper Rorsted dan mengarahkan perusahaan menuju
kesuksesan baru di era digital dengan membangun strategi yang telah ada
sebelumnya yaitu “Creating the New” guna revolusi fashion olahraga dengan gaya
hidup yang sehat dan bugar.
Philip Kotler dan
Kevin L. Keller dalam bukunya Manajemen Pemasaran (Edisi 13 Jilid 2: 2008)
mendifinisikan Komunikasi pemasaran sebagai sarana di mana perusahaan berusaha
menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun
tidak langsung tentang produk dan merek yang dijual. Bauran komunikasi
pemasaran ini dikaitkan dengan penyampaian sejumlah pesan dan penggunaan visual
yang tepat sebagai syarat utama keberhasilan dari sebuah program promosi.
Tahapan-tahapan komunikasi dan strategi pesan disusun berdasarkan pencapaian
kesadaran atas keberadaan sebuah produk atau jasa (awareness), menumbuhkan
sebuah keinginan untuk memiliki atau mendapatkan produk (interest), sampai
dengan mempertahankan loyalitas pelanggan.
Analisis
menggunakan Bauran
komunikasi pemasaran Kotller, yaitu:
a.
Iklan
Untuk menarik
minat pasar sasaran, Adidas memasang iklan di berbagai media, baik cetak maupun
elektronik. Adidas juga memakai brand ambassador sebagai agen kampanye
produknya, yang pernah menjadi brand ambassador Adidas antara lain: David Beckham, Haile Gebrelassie, Muhammad Ali serta
Laila Ali, Messi, Katty Pery dan yang terbaru adalah Arvida Bystrom. Mereka
dianggap sebagai potret orang-orang yang membuktikan bahwa segalanya mungkin
diwujudkan.
Gambar di atas merupakan salah satu contoh iklan dari Adidas
yang terkenal. Pada iklan tersebut terdapat gambar plester luka berbentuk 3
garis strip pada kaki yang merepresentasikan lambang produk Adidas dan juga
merepresentasikan bahwa Adidas adalah produk yang mampu melindungi kaki
penggunanya seperti halnya plester luka. Logo adidas yang terdapat di sudut kanan bawah
iklan ini memperjelas bahwa yang ingin disampaikan dari iklan ini adalah produk
adidas. Dalam iklan tersebut terdapat slogan “Fake Hurts Real” yang merupakan
slogan dari produk Adidas yang merepresentasikan keunggulan dan karakter dari
produk adidas. Apabila kita menjumpai iklan-iklan yang terdapat di media-media
lainnya yang bertuliskan “Fake Hurts Real” maka kita akan langsung mengetahui
bahwa itu adalah iklan dari produk adidas. Terdapat juga kalimat “Imitations are
poorly made, giving us no protection” yang diartikan bahwa produk dengan
kualitas buruk tidak akan memberikan perlindungan.
a. Promosi
Penjualan
Adapun kegiatan
promosi yang dilakukan Adidas antara lain :
·
Melakukan center of attention
melalui keikutsertaan dalam sponsorship event olahraga besar. Misalnya: pada
tahun 2011 menjadi sponsor event cricket world cup di India, rugby world cup di
New Zealand, IAAF world champion di Korea dan pada tahun 2012 menjadi sponsor
event Olympic games di London dan UEFA Europian championship.
·
Melakukan promosi dengan
komitment “grand company” dan social responsibility melalui kegiatan amal dan
projek edukasi di Afrika, Amerika Latin, dan Asia. Adidas memproduksi dan
menjual Affordable shoes untuk masyarakat miskin di Bangladesh.
b.
Hubungan masyarakat dan pemberitaan
Yang dilakukan
Adidas untuk mempromosikan atau melindungi citra perusahaan atau masing-masing
produknya :
·
Adidas secara rutin mempublish
annual general meeting di website resmi Adidas serta mengakomodasi pihak
shareholder untuk terlibat dalam general meeting secara online. Hal tersebut
dilakukan untuk menjaga kepercayaan shareholder terhadap komitmen Adidas.
·
Melakukan kegiatan CSR sebagai
bentuk kepedulian Adidas terhadap lingkungan.
·
Adidas melakukan strategi
promosi yang efektif dengan menjadi sponshorship suatu event atau pesta
olahraga tingkat regional maupun internasional.
c. Penjualan
pribadi
Interaksi tatap
muka dengan satu atau beberapa calon pembeli dengan maksud untuk melakukan
presentasi, menjawab pertanyaan, dan memperoleh pemesanan. Adidas melakukan
penjualan pribadi melalui penjualan produk di toko-toko olahraga dan
gerai-gerai di supermarket. Melalui penjualan dan distribusi tersebut, sales
promotion Adidas bisa secara langsung berkomunikasi dengan pembeli dan
calon pembelinya.
d. Pemasaran
langsung dan interaktif
Merupakan
komunikasi langsung atau meminta tanggapan atau dialog dengan pelanggan maupun
calon pelanggan melalui surat, telepon, fax, emaio, atau internet. Adidas
memiliki website resmi yaitu www.adidas.com
yang memaparkan semua informasi tentang Adidas mulai dari profil perusahaan
sampai produk terbaru mereka. Dari website tersebut Adidas melakukan pemasaran
produknya dengan mengenalkan produk mereka kepada konsumen dan calon konsumen
dengan kelengkapan informasi detail produk.
DAFTAR PUSTAKA
Kotler,
Philip & Kevin L. Keller. 2008. Manajemen pemasaran jilid 2, edisi
Ketiga belas, Terjemahan Bob Sabran. Jakarta: Erlangga.


Infonya bermanfaat banget, makasih ya.
BalasHapusOh ya, sekedar informasi aja nih. Bagi yang membutuhkan Sewa Genset Syncronize untuk keperluan event atau lainnya bisa coba menghubungi kami dari Arthur Teknik.
Terima kasih ya min.
Salam blogger.
MGM Resorts Casino - Las Vegas Hotel - JT Hub
BalasHapusJT Hub is a Las 남원 출장마사지 Vegas hotel and 남양주 출장샵 casino information 여주 출장안마 website offering 충주 출장마사지 information on Hotel, Spa, Restaurant and More at the 밀양 출장마사지 MGM Mirage Hotel.